Kurma Tropis, Rajanya Kurma Asia Tenggara

Anda belum mengetahui kalau kurma ternyata bisa tumbuh subur di Indonesia? Selama ini anda beranggapan bahwa kurma yang beredar di pasaran adalah kurma-kurma yang berasal dari Timur Tengah atau Afrika Utara?. Anda salah besar sahabat. Walaupun beriklim tropis yang hanya memiliki dua musim, hujan dan kemarau, Indonesia mampu menjadi pemasok Kurma berkualitas tinggi yang disebar ke seluruh pelosok Indonesia. Akhir-akhir ini banyak pengusaha yang melirik bisnis Pohon Kurma, terutama pembudidayaan Pohon Kurma Thailad yang terkenal dengan kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan berikim tropis.Pohon Kurma Thailand adalah salah satu jenis Pohon Kurma Terbaru yang menguasai perkuamaan Asia Tenggara. Selain disebut dengan Pohon Kurma Thailand (karena memang ditemukan oleh ahli tumbuhan Thailand) Pohon Kurma Menakjubkan ini juga dikenal dengan sebutan Kurma Tropis (karena melihat kemampuannya tumbuh di daerah beriklim tropis).

Kehadiran Pohon Kurma Thailand ini memaksa para botani Thailand untuk membudidayakan kurma jenis tersebut dalam skala besar, karena tingginya animo masyarakat untuk bisa mendapatkan bibit Pohon Kurma Unggulan Asia Tenggara itu. Kenapa masyarakat begitu tertarik dengan kurma jenis ini?. Alasan pertama tentu karena kemampuannya untuk tumbuh dan berkembang di daerah seperti Indonesia yang notabenenya tidak mempunyai padang pasir seperti Timur Tengah atau Afrika Utara. Selain itu ada banyak alasan dipilihnya Pohon Kurma Thailand sebagai varietas Pohon Kurma Unggulan Asia Tenggara, di antaranya:

  1. Tidak membutuhkan waktu lama untuk berbuah, hanya dengan merawat selama 3 tahun, anda sudah bisa menikmati buah kurma hasil budidaya anda sendiri. Hal ini tentu sangat diidam-idamkan oleh para pecinta kurma, karena selama ini butuh waktu sekita 5 sampai 6 tahun agar Pohon Kurma bisa menghasilkan buah.
  2. Rasanya yang manis, tidak berbeda dengan Kurma-Kurma Unggulan khas Timur Tengah. Ada satu hal lagi yang menarik dari Pohon Kurma Thailand ini, yaitu buahnya bisa dimakan saat berada difase matang segar, sedangkan buah kurma lainnya harus menunggu memasuki fase kering agar bisa dinikmati.
  3. Keuntungan yang akan diperoleh pengusaha kurma setiap tahunnya sangatlah menggiurkan, karena harga kurma perkilonya bisa mencapai Rp. 200.000,- hingga Rp. 300.000,-, sedangkan satu batang pohon kurma yang terawat dengan baik bisa berbuah hingga 50 kg pertahun. Bisa anda kalikan sendiri besarnya keuntungan yang akan diterima oleh patani kurma, apalagi jika satu petani merawat setidaknya 10 batang pohon kurma, wahhh para petani kurma Indonesia pun bisa menjadi milyarder seperti pengusaha-pengusaha kaya dari Timur Tengah.

Info dahsyat agrobisnis-wisata kavling kurma berikutnya!  Klik:  kavling kurma

Investasi Properti Kampoeng Kurma Jonggol

Penduduk negara Indonesia yang mayoritas beragama Islam atau Muslim adalah merupakan stakeholder negeri ini secara de facto (fakta) baik demografi ataupun geografi.
Sejak awal abad 20 di zaman pra Kemerdekaan mayoritas ummat Muslim Indonesia mengalami Penjajahan bangsa Belanda yang penuh dengan penindasan dan siksaan dan bertentangan
dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Setelah negara Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya, ummat Musllim sesungguhnya tidak penuh 100% memiliki kemerdekaan itu karena secara ekonomi justru
mayoritas ummat tidak berdaya, tidak mandiri, tidak memiliki akses-akses terhadap sumber daya ekonomi ummat yang tanpa sistem ribawi &aktivitas dan transaksi ekonomi masih menggunakan sistem yang sangat memarjinalkan serta
tidak memihak kepada pemberdayaan ekonomi ummat.
Setelah negara Indonesia pasca zaman reformasi, ummat mulai disadarkan akan gairah kebangkitan ummat khususnya dalam bidang meningkatkan sumber daya dan akses ekonomi serta aktivitas ekonomi berdasarkan syariat agama Islam.

Dalam dunia properti kini memang bisa dikaterogikan dengan 2 kategori yaitu: Properti yang bergantung pada perbankan & properti yang menghindari (tanpa) bank atau tanpa sistem ribawi.
Industri properti yang bergantung perbankan bercirikan antara lain:
– Pengusaha properti mengedepankan skema pembayaran kredit (KPR atau KPA), angsuran plus bunga riba yang cukup tinggi
– Skema pembayaran dengan kredit, angsurannya (cicilan) harus melalui Bank dengan sistem ribawi
– Sistem yang zolim dengan adanya bunga ribawi, yaitu bunga berbunga lagi
– Perjanjian (akad) yang tertera dalam Akta jual – beli sebagian besar adalah akad bathil (ada 2 perjanjian skema transaksi dalam 1 akad /sistem yang zolim), yang lebih berpihak kepada developer (penjual) daripada ke masyarakat konsumen (pembeli).

Usaha properti yang berlandaskan kepada syariat Islam (berkonsep properti syariah) memiliki karakteristik berikut:
– aktivitas transaksi jual-beli properti tanpa melibatkan lembaga bank ribawi khususnya untuk skema pembayaran cicilan (kredit)
– aktivitas jual beli terjadi Langsung antara penjual dengan pembeli, tanpa pihak bank ribawi
– dalam 1 akad hanya ada 1 perjanjian skema transaksi pula (akad cash keras saja atau akad kredit saja)
– tidak ada akad sita aset kembali
– bila pembeli dengan skema pembayaran cicilan, bila ada periode kesulitan membayar cicilannya, pihak developer syariah mengutamakan azaz musyawarah kekeluargaan &untuk mencapai mufakat solusinya.
– pihak konsumen (pembeli) dengan skema angsuran (cicilan), lebih aman dan nyaman tanpa dihantui mimpi buruk ‘sita aset’ propertinya.

Perusahaan properti lahan (kavling) berkonsep syariah, merupakan opsi terbaik ummat untuk menegakkan &menjalankan muamalah dan aktivitas syariah dalam hal yang berhubungan dengan dunia properti dan transaksi properti syariah.
PT Kampoeng Kurma yang merupakan brand developer properti syariah lahan kavling berkonsep agrobisnis-wisata kurma yang terus bertumbuh dan berkembang dalam usaha properti kavling kurma.
PT Kampoeng Kurma memperoleh profit yang signifikan dari tahap-tahap awal pembangunan, pengembangan dan penjualan area kavling-kavling kurma dari site plan pionir awal, yaitu kavling siteplan: Tanjungsari, Jasingan, Banten Selatan
dan kavling kampoeng kurma jonggol
Momen kini dan kedepannya, Kampoeng Kurma Group sedang eksploitasi lahan sampai land clearing, membangun dan mengembangkan untuk area siteplan baru, yaitu kavling:
– kampoeng kurma Koleang
– kampoeng kurma Banten Selatan
– kampoeng kurma Karangwareng Cirebon
– tahap ke-4 dari kampoeng kurma Jonggol

 

Prospek Cerah Agrowisata Kavling Kurma Indonesia

Banyak orang yang sudah tau tanaman komoditas ‘Dates Palm’ atau Kurma.
Tanaman yang masih ber-ordo palm ini telah menjadi terkenal baik di lokal domestik sehingga ke negeri manca negara.
Ya betul, tanaman komoditas kurma memang berasal dari daratan Jajirah Arab atau Timur-Tengah.
Asal muasalnya tanaman kurma tersuspek tidak cocok untuk ditumbuh kembangkan di area iklim tropis domestik di wilayah Indonesia.
Namun nyatanya kini buah kurma ini bisa di tumbuhkembangkan untuk wilayah Indonesia.
Seringkali umumnya buah datum yang masih berordo Palem ini di datangkan dari Jazirah Arab
Berkat perkembangan ilmu bioteknologi dan agro yang semakin maju kini kurma bisa tumbuh berkembang dan juga berbuah pada beberapa area tropis yang berada di wilayah Indonesia.

Kurma adalah komoditas yang memiliki konsumen cukup tinggi di masyarakat Indonesia sehingga memunculkan prospek bagi penduduk kita untuk menumbuhkembangkannya sebagai bisnis yang menguntungkan.
Namun apa daya karena ilmu pengetahuan yang minim, masyarakat kita Indonesia mayoritas bertanam kurma hanya untuk konsumsi saja.

Penduduk negara Thailand malah lebih dahulu belasan tahun daripada Indonesia mengerjakan agribisnis tanaman kurma secara massal.
Type kurma Dactylifer phonix adalah yang terbesar ditumbuhkembangkan di negara tetangga kita Muangthai.
Negara Muangthai mengembangkan varietas unggulan sendiri yang terkenal dengan sandi KL-1 atau Kolak Satu (one).
Varietas unggulan KL-1 merupakan hasil bioteknologi dari riset Dr.Sak Lamjun, dari Universita Maejo di Chiang Mai. Produk unggulan tersebut, KL-1 ahkan dapat berbuah pada umur 3 tahun saja dari biji kurma.
KL-1 memiliki keistimewaan dapat berbuah tanpa stimulasi perkawinan.
Karena berbagai keunggulan dan keistimewaan hasil tanaman kurma tersebut dibandingkan dengan komoditas lokal sejenis di Muangthai (Thailand), maka wajarlah jika
banyak para petani komoditas di negeri Muangthai berbondong-bondong beralih mensubstitusi komoditasnya ke tanaman kurma tropis.
Bibit Kurma varietas unggulan tersebut sudah banyak tersedia di Lab bibit PT Kampoeng Kurma BUKAN di pt kampung kurma

Berbeda dengan kondisi di negeri tetangga Muangthai, Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim justru para petani di Indonesia malah sangat minim dalam menumbuhkembangkan tanaman kurma.
Sehingga Pemerintah indonesia harus melakukan impor yang volumenya lumayan besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan konsumsi kurma. Tiap tahun Negara Indonesia bahkan besaran harga dan kuotasi impor Kurma naik secara
cukup signifikan. Data dari Departemen Perdagangan Indonesia terakhir total impor kurma Indonesia sudah setengah triliun pertahun.

Lebih Lanjut silakan baca artikel tentang pt kampung kurma